Sekarang atau 50 tahun lagi akan bebas macet?

JAKARTA – Kemacetan yang menjadi masalah sehari-hari di Indonesia khususnya di Jakarta tidak akan bisa selesai dalam waktu dekat. Selesainya masalah kemacetan ini diprediksi baru akan terwujud 50 tahun lagi.
Direktur Transportasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Prihartono mencontohkan, kota Tokyo saja butuh waktu 50 tahun untuk mengurai kemacetan. “Mohon bersabarlah. Jadi kalau kita bekerja sekarang, nanti hasilnya lihat 50 tahun lagi,” jelas Bambang saat konferensi pers di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (22/11/2011).
Lebih lanjut dia mengatakan, mengurai atau menghilangkan kemacetan ini tidak seperti membalikkan telapak tangan. Serta membutuhkan waktu yang lama untuk melihat hasil kerja pemerintah sekarang ini.
“Membangun kota yang aman, nyaman dan tertib membutuhkan waktu yang cukup panjang,” pungkasnya.
Pertumbuhan kendaraan di Jabodebek setiap bulannya memang cukup tinggi. Dari data pemerintah DKI Jakarta, jumlah kendraan di DKI sendiri sekarang tercatat 6,7 juta unit, terdiri dari 2,4 juga mobil dan empat juta sepeda motor. Pertambahan kendraan bermotor rata-rata 1.172 unit per hari terdiri dari 186 unit mobil dan 986 unit sepeda motor.
Sementara itu jumlah kendaraan di Jabodetabek mencapai 10,5 juta unit, sedangkan pertambahanya 2.249 unit per hari yang terdiri dari 288 unit mobil dan 1.960 unit motor. Juga road ratio di Jakarta sampai saat ini baru 6,2 persen. (wdi)
Sumber: OKEZONE
